Memiliki KTP DKI Jakarta yang sah dan memahami risiko pasca sterilisasi.
Kegiatan sterilisasi kucing merupakan upaya Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta untuk mengendalikan HPR dan mencegah penyakit rabies. Ditujukan terutama untuk kucing jantan, namun hewan berpemilik tetap diizinkan.
Tidak bisa. Layanan ini hanya diperuntukkan bagi pemilik yang memiliki KTP DKI Jakarta yang sah.
Tidak bisa. Program reguler ini khusus untuk kucing jantan.
Tidak ada batasan baku, namun harus dikomunikasikan terlebih dahulu ke pengelola.
Tidak diberikan obat minum, namun diberikan injeksi antibiotik long-acting untuk mencegah infeksi.
Sehatkan Hewan, Lindungi Warga — Bersama Sterilisasi Cegah Rabies dan Kendalikan Populasi.
Pemilik dipastikan memiliki KTP DKI Jakarta yang sah serta memahami kondisi dan risiko yang akan terjadi pasca dilakukannya sterilisasi pada hewan peliharaannya.
Kegiatan sterilisasi kucing liar merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh
Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta untuk mengendalikan HPR dan mencegah munculnya penyakit rabies. Kegiatan ini terutama ditujukan ke kucing jantan tidak berpemilik, walaupun untuk hewan berpemilik tetap diizinkan.
Selain untuk mengendalikan penyebaran rabies, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengendalikan populasi kucing yang sudah terlalu banyak, sehingga konflik sosial yang terjadi dapat diminimalisir.
ⓘ Kucing yang telah disteril wajib diberikan eartip pada bagian telinga sebagai penanda.
Semua hal yang sering ditanyakan, sudah kami rangkum di sini untuk kemudahan Anda.
Apakah KTP luar DKI Jakarta bisa berpartisipasi?
Tidak bisa. Layanan ini hanya dikhususkan bagi pemilik yang memiliki KTP DKI Jakarta yang sah.
Apakah kucing betina bisa dibawa untuk sterilisasi?
Tidak bisa. Kegiatan ini khusus untuk kucing jantan saja sesuai ketentuan program.
Apakah ada batasan jumlah ekor yang dibawa?
Tidak ada batasan baku. Jumlah kucing diserahkan kepada pemilik, namun harus dikomunikasikan terlebih dahulu ke pengelola.
Apakah diberikan obat minum setelah steril?
Tidak diberikan obat minum, namun diberikan injeksi antibiotik long-acting untuk mencegah infeksi post-steril.